by

Akan dijadikan Ikon Parpol Keturunan H.O.S Tjokroaminoto tidak mengijinkan

PB SEMMI| Jakarta Aulia Tahkim Tjokroaminoto, salah seorang cicit pahlawan nasional H.O.S
Tjokroaminoto angkat bicara menanggapi pernyataan Ketua Umum DPP Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Agus Jabo Priyono, yang akan menjadikan H.O.S Tjokroaminoto sebagai ikon partai. Kepada media Agus Jabo Priyono, menjelaskan H.O.S Tjokroaminoto adalah sosok perekat yang bisa menyatukan kerakyatan, keumatan dan nasionalis.

Kepada media, Minggu(14/03/2021) Aulia Tahkim Tjokroaminoto yang akrab disapa Willy menyatakan keberatan atas niat Agus Jabo Priyono tersebut. H.O.S Tjokroaminoto Guru Bangsa yang menjadi Guru para pendiri bangsa tidak bisa diklaim milik satu golongan atau partai politik.

“H.O.S Tjokroaminoto itu milik semua bangsa Indonesia. Beliau adalah Guru Bangsa yang sosoknya sangat dihormati dan menjadi alasan organisasi Syarikat Islam masih berdiri sampai sekarang. Gagasan dan pemikirannya tentang negara menjadi inspirasi dan rujukan negarawan yang dilahirkan bangsa ini,” ucap Willy yang ditemui media di kediamannya. Willy mengatakan, sebagai salah satu Wakil Ketua Ormas Syarikat Islam, dirinya respect
Agus Jabo Priyono mengagumi gagasan dan pemikiran H.O.S Tjokroaminoto sehingga menjadi inspirasi partai yang dipimpinnya.

“Kami di Syarikat Islam senang sekali jika pemikiran H.O.S Tjokroaminoto menjadi inspirasim  atau mungkin menjadi rujukan dalam manivesto politik partai PRIMA. Tapi kami keberatan jika sosok H.O.S Tjokroaminoto yang digadang-gadang sebagai ikon partai politik. Itu tidak tepat dan tidak boleh.

Keinginan Agus Jabo itu sama saja mengecilkan H.O.S Tjokroaminoto”lanjut Willy.Kata Willy, ada banyak kader Syarikat Islam yang memilih menularkan gagasan H.O.S Tjokroaminoto dengan bergabung kedalam partai politik yang sudah ada.

Mereka memilih berjuang dan bertaburan di partai politik dengan membawa semangat dan cita-cita H.O.S Tjokroaminoto. “Pandangan H.O.S Tjokroaminoto tentang Islam dan Sosialisme memang menggoda banyak orang untuk dijadikan platform pergerakan. Itu boleh saja tapi tidak dengan sosok H.O.S Tjokroaminoto. Saya kira saudara Agus Jabo Priyono harus membatalkan niatnya.” Tutur Willy.

Willy melanjutkan, sebagai bagian dari keluarga besar H.O.S Tjokroaminoto, Willy merasa Agus Jabo Priyono tidak pernah meminta ijin kepada keluarga besar H.O.S Tjokroaminoto yamg masih ada.

“Kami bertanya, apakah saudara Agus Jabo Priyono sudah meminta ijin kepada Kami saat berniat menjadikan Eyang kami sebagai ikon partai? Saya sudah tanyakan kepada keluarga, tidak ada satupun yang dihubungi untuk dimintakan ijinnya. Atau tidak ada satupun dari kami yang pernah mengijinkan Eyang kami dijadikan ikon partai politik. Seperti kata H.O.S Tjokroaminoto, politik itu luhur dan diatas politik ada etika. Itu yang dilewatkan Agus Jabo.” tegas Willy.

News Feed