by

Relawan Pancasila Buka Donasi Kemanusiaan Melalui PIN Untuk Sigi

-Berita SI-1,457 views

Mencermati kondisi sosial politik bangsa hari-hari ini, apalagi di tengah merebaknya pandemi Covid-19, politik identitas bisa menambah tensi karut-marutnya kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peristiwa pembunuhan keji oleh Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora telah menampar wajah kemajemukan bangsa Indonesia. Pembunuhan ala ISIS dan pembakaran rumah ibadah meruntuh sendi-sendi kehidupan dan menodai kehidupan berbangsa yang berideologi kan Pancasila.

Koordinator Indonesia Timur Relawan Pancasila, Moehar Sjahdi, saat ditemui di sela-sela kesibukannya menghadiri acara dialog kebangsaan yang digelar Tjokroaminoto Institute di Gloria Suites Hotel (01/12/20), mengungkapkan bahwa, Aksi kerelawanan ini tak lain ialah aksi kebangsaan atau aksi kemanusiaan itu sendiri. Oleh karenanya, tentu aksi ini sekaligus membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak, baik elemen masyarakat maupun pemerintah.

Ia menambahkan, “Progress pertama gerakan Relawan Pancasila difokuskan untuk membantu saudara-saudara kita, sesama anak bangsa di Sigi, Sulawesi Tengah, yang sementara terkena musibah akibat ancaman anti-kemanusiaan (baca: terorisme).”

Atas apa yang dialami saudara- saudara kita di Sigi, Sulawesi Tengah, Relawan Pancasila akan melakukan penggalangan dana dengan penjualan PIN Pancasila. Hasil penjualan PIN Pancasila ini akan digunakan untuk perbaikan rumah ibadah, rumah tinggal dan recovery di Sigi.

“Ini gerakan simbolik yang diinisiasi Relawan Pancasila untuk mengajak semua komponen bangsa bergotong royong membantu saudar-saudara kita yang mungkin berbeda dengan di kita. Gerakan #PINuntukSigi adalah bukti Pancasila menyatukan yang berbeda.” ujar Muhar.

Relawan Pancasila yang dideklarasikan bertepatan dengan dialog kebangsaan tersebut, disaksikan langsung oleh para peserta acara dialog yang notabene adalah perwakilan pemuda dari kurang lebih 17 provinsi yang ada di Indonesia.

Deklarasi tersebut dimulai dengan pembacaan teks Pancasila oleh Bintang Wahyu Saputra, selaku Koordinator Nasional Relawan Pancasila, disertai yel-yel “Saya Indonesia, Saya Pancasila” dan diikuti seluruh perwakilan pemuda. (Red)

News Feed