Oleh : Ayaturrahman A Malik. S,H. (Ketua Bidang Kemahasiswaan Dan Kepemudaan PB SEMMI)

Indonesia kembali lagi menjadi tuan rumah yang ke dua kali dalam pelaksanaan kegiatan Asian games setelah sebelumnya menjadi tuan rumah pada tahun 1962. Indonesia di setujui oleh dewan eksekutif dewan olimpiade Asian pada tanggal 19 September 2014 untuk menjadi tuan rumah Asian games XVIII setelah Vietnam tidak menyanggupi menjadi tuan rumah lantaran dana yang sangat besar.

Dalam rangka mempersiapkan penyambutan Asian games yang akan di selenggarakan pada tanggal 18 Agustus 2018- 2 September 2018 pemerintah telah membangun light rail transit ( LRT ) dari bandara sampai Jakabaring sport city, dan masyarakat pun sudah menyiapkan seni dan budaya untuk di perlihatkan pada para peserta Asian games dan termasuk para penonton yang datang dari berbagai negara. Inilah bentuk keseriusan pemerintah Indonesia dan masyarakat dalam menyambut Asian games yang sebentar lagi akan di laksanakan.

Tentu dengan adanya Asian games ini masyarakat mengharapkan dampak yang positif untuk budaya, natianal branding dan perekonomian membaik, harapan ini akan menjadi omong kosong belaka jika pelaksanaan Asian games ini tidak di kelola dengan baik.

Pelaksanaan Asian games ini akan memakan anggaran sekitar 6,6 triliun bahkan menurut wakil presiden bisa mencapai 10 triliun. Ini adalah angka yang sangat fantastis. Oleh karena itu harus di manajemen dengan sebaik mungkin makan pemerintah harus tegas dalam hal ini sehingga dalam penempatan posisi trategis dalam kepanitiaan Asian games dan termasuk pemerintah daerah harus terlibat aktif untuk mengontrol kegiatan Asian games ini.

Sangat penting mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan, karena Asian games ini adalah prestasi Indonesia di mata dunia internasional jika berjalan dengan baik dan juga jangan sampai meninggal beban untuk masyarakat Indonesia, penting ini untuk di rumuskan bersama secara serius jangan cuma elite yang bekerja karena ini akan berefek untuk keberlanjutan hubungan internasional negara Indonesia dan juga kagiatan ini harus bermanfaat meningkatkan perekonomian masyarakat dan budaya dilihat oleh dunia internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *